Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaHiburan
Breaking
Beranda › Teknologi
Teknologi

Sam Altman Pernah Kecanduan Scroll TikTok, Kini Batasi Video Pendek

✍️ Rangga Pratama 🕒 26 Oct 2026 👁️ 7x dibaca
Ilustrasi TikTok.
Ilustrasi TikTok. Foto: NURPHOTO/JAAP ARRIENS via DW INDONESIA

BeritaTop.id - CEO OpenAI Sam Altman mengaku pernah menghabiskan waktu hingga tiga jam untuk menonton video pendek di TikTok. Kebiasaan yang awalnya dilakukan untuk keperluan riset saat OpenAI mengembangkan teknologi video berbasis kecerdasan buatan (AI) itu justru membuatnya kesulitan mengendalikan waktu menonton.

Pengalaman tersebut diceritakan Altman dalam podcast Relentless. Ia mengungkapkan bahwa pada awalnya dirinya membuka TikTok untuk memahami pengalaman pengguna dalam menikmati video pendek, terutama ketika OpenAI tengah mengembangkan Sora.

Sora dirancang sebagai aplikasi untuk membuat dan menonton video pendek yang dihasilkan AI. Namun, niat Altman mempelajari pola penggunaan video pendek justru membawanya terjebak dalam kebiasaan scrolling.

Altman awalnya hanya menonton beberapa menit sebelum tidur. Seiring waktu, durasinya meningkat hingga sekitar satu jam. Puncaknya terjadi pada suatu Sabtu sore ketika ia menyadari telah menghabiskan kurang lebih tiga jam hanya untuk menggulir video di TikTok.

Pengalaman itu membuat Altman merasa kesulitan mengendalikan kebiasaannya. Ia akhirnya memutuskan menghapus aplikasi TikTok dari ponselnya untuk sementara waktu.

Meski pernah mengambil langkah tersebut, Altman ternyata tidak sepenuhnya meninggalkan format video pendek. Dalam percakapan terbaru bersama CEO Salesforce Marc Benioff pekan ini, ia mengatakan masih menikmati konten serupa, tetapi berusaha membatasi waktu menontonnya.

"Saya kebetulan menyukai video pendek. Saya suka menonton video pendek selama lima atau 10 menit sebelum tidur sebagai cara untuk bersantai dan sedikit rileks," ujar Altman.

Menurut Altman, video pendek tidak selalu membawa dampak buruk. Konten tersebut tetap dapat menjadi hiburan ringan untuk melepas penat setelah menjalani aktivitas sehari-hari. Persoalan muncul ketika seseorang kehilangan kendali atas durasi penggunaan dan terus menonton lebih lama daripada yang direncanakan.

Salah satu faktor yang membuat pengguna mudah berlama-lama adalah format video pendek yang menyajikan konten secara berkelanjutan. Pengguna cukup menggeser layar untuk beralih ke video berikutnya, sementara algoritma rekomendasi terus menyajikan konten yang sesuai dengan minat mereka.

Kombinasi video berdurasi singkat, rekomendasi algoritma, dan kemudahan berpindah antarkonten dapat membuat aktivitas menonton berlangsung tanpa terasa. Pengalaman pribadi tersebut turut memengaruhi cara Altman memandang penggunaan video pendek, khususnya oleh anak-anak.

Altman mengatakan tidak akan membiarkan anaknya menggunakan layanan seperti TikTok. Kekhawatirannya bukan berarti ia menganggap seluruh video pendek berdampak buruk, melainkan adanya risiko ketika pengguna sulit membatasi konsumsi konten.

"Saya tidak berpikir video pendek itu jahat, tetapi saya pikir itu berbahaya," ujar bos OpenAI itu.

Kekhawatiran mengenai durasi penggunaan TikTok juga tercermin dalam survei Pew Research Center terhadap pengguna TikTok berusia 13–17 tahun. Survei tersebut menemukan bahwa 28 persen responden merasa menghabiskan terlalu banyak waktu di aplikasi milik ByteDance itu.

Selain itu, sebanyak 37 persen responden mengatakan TikTok berdampak negatif terhadap waktu tidur mereka, sedangkan 29 persen menyebut aplikasi tersebut mengganggu produktivitas.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa persoalan penggunaan video pendek bukan hanya berkaitan dengan jenis konten yang ditonton, tetapi juga durasi dan pengaruhnya terhadap rutinitas sehari-hari. Bagi Altman, pengalamannya sendiri menjadi pengingat bahwa aktivitas yang semula dilakukan untuk tujuan tertentu dapat berubah menjadi kebiasaan yang sulit dikendalikan.

Informasi mengenai pengalaman Altman dan hasil survei tersebut dihimpun KompasTekno dari Fortune.

RP
Rangga PratamaPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update