Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaHiburan
Breaking
Beranda › Teknologi
Teknologi

Bill Gates Prediksi AI dan Robot Bakal Gantikan Banyak Pekerjaan Manusia

✍️ Rangga Pratama 🕒 29 Oct 2026 👁️ 5x dibaca
Tangkapan layar Bill Gates saat berbincang dengan pemimpin redaksi The Verge, Nilay Patel, dalam podcast Decoder yang tayang di YouTube pada 22 Oktober 2026.
Tangkapan layar Bill Gates saat berbincang dengan pemimpin redaksi The Verge, Nilay Patel, dalam podcast Decoder yang tayang di YouTube pada 22 Oktober 2026. Foto: YouTube Decoder with Nilay Patel

BeritaTop.id - Pendiri Microsoft, Bill Gates, memperkirakan perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan robotika akan mengubah dunia kerja secara signifikan. Sejumlah profesi, mulai dari layanan pelanggan, penjualan jarak jauh, hingga akuntansi, dinilai berpotensi tergantikan oleh teknologi yang mampu bekerja lebih cepat, murah, dan akurat. Bahkan, pekerjaan fisik seperti membangun rumah, bertani, hingga melakukan operasi bedah juga berpeluang dikerjakan oleh robot.

Prediksi tersebut disampaikan Gates saat berbincang dengan Nilay Patel, pemimpin redaksi The Verge, dalam podcast Decoder yang ditayangkan di YouTube pada 22 Oktober 2026. Ia menilai dampak perkembangan teknologi tidak hanya akan dirasakan pekerja kantoran, tetapi juga tenaga kerja yang selama ini mengandalkan kemampuan fisik.

Gates menyoroti pekerjaan kerah putih (white-collar) sebagai salah satu bidang yang berpotensi mengalami perubahan besar. Profesi seperti layanan pelanggan jarak jauh (telesupport), penjualan jarak jauh (telesales), dan akuntansi termasuk pekerjaan yang menurutnya dapat diambil alih oleh AI.

Ia berpendapat, kemampuan teknologi dalam menyelesaikan tugas dengan biaya lebih rendah dan tingkat efisiensi lebih tinggi dapat mengurangi kebutuhan perusahaan terhadap tenaga manusia pada sejumlah posisi.

"Kemampuan AI untuk mengerjakan pekerjaan itu dengan biaya jauh lebih murah, jauh lebih cepat, dan bahkan lebih akurat akan membuat pekerjaan tersebut hilang," kata Gates.

Robot Berpotensi Mengambil Alih Pekerjaan Fisik

Perubahan yang dipicu AI, menurut Gates, tidak terbatas pada pekerjaan administratif dan profesional. Kemajuan robot humanoid juga berpotensi mengubah pekerjaan kerah biru (blue-collar), termasuk pekerjaan yang membutuhkan tenaga fisik dan keterampilan teknis.

Gates memperkirakan robot di masa depan dapat menangani berbagai tugas, mulai dari pembangunan rumah dan produksi pangan hingga tindakan medis seperti operasi bedah.

"Jika tidak memilih untuk memperlambat atau menghentikan perkembangan ini secara besar-besaran, kita akan memiliki robot yang bisa membangun rumah, menanam pangan, dan melakukan operasi bedah," ujar Gates.

Meski demikian, ia meyakini manusia tetap akan memiliki peran dalam kehidupan dan dunia kerja. Menurutnya, pekerjaan tidak hanya berkaitan dengan penghasilan, tetapi juga memberikan tujuan hidup, membentuk rutinitas, membuka kesempatan bersosialisasi, serta menjadi sarana untuk menyalurkan kreativitas.

Dalam skenario yang dibayangkannya, masyarakat nantinya dapat menentukan aktivitas mana yang ingin diserahkan kepada AI dan robot, serta kegiatan mana yang tetap ingin dilakukan sendiri. Bidang seperti seni, olahraga, memasak, dan pengasuhan anak menjadi contoh aktivitas yang masih dapat dipilih manusia untuk dijalani secara langsung.

Gates Perkirakan Era Kelimpahan AI Terwujud dalam 20 Tahun

Gates juga memproyeksikan bahwa perkembangan AI dan robotika pada akhirnya dapat membawa masyarakat menuju era true abundance atau kelimpahan sejati. Dalam kondisi tersebut, teknologi diharapkan mampu meningkatkan kemampuan manusia dalam menghasilkan barang dan menyediakan layanan.

Namun, menurut perkiraannya, perubahan menuju era tersebut masih membutuhkan waktu sekitar 20 tahun.

Dalam periode itu, kemajuan AI diperkirakan menimbulkan disrupsi di berbagai sektor. Sebagian orang dan perusahaan mungkin memperoleh keuntungan dari peningkatan produktivitas, sedangkan kelompok lain berisiko mengalami kerugian akibat perubahan kebutuhan tenaga kerja.

Karena itu, Gates menekankan pentingnya kesiapan masyarakat dalam menghadapi transformasi tersebut. Perubahan teknologi tidak hanya akan memengaruhi jenis pekerjaan yang tersedia, tetapi juga dapat mengubah cara manusia bekerja dan menentukan peran mereka di masa depan.

Prediksi Gates tersebut, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Business Insider, menggambarkan potensi perubahan besar akibat perkembangan AI dan robotika. Meski demikian, kecepatan penerapan teknologi serta dampaknya terhadap setiap profesi akan bergantung pada perkembangan teknologi dan cara masyarakat mengadopsinya.

RP
Rangga PratamaPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update