Selasa, 21 Jul 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaHiburan
Breaking
iklan
Beranda › Daerah
Daerah

Karyawati BSI Area Sulsel Mengaku Mendapat Ucapan Tak Senonoh dari Atasan saat Ajukan Cuti Hamil

✍️ Tim Redaksi 🕒 24 Jun 2026 👁️ 139x dibaca
Ilustrasi Ibu Hamil
Ilustrasi Ibu Hamil Foto: Ilustrasi AI

Tes

iklan

BERITATOP - Seorang karyawati PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Sulawesi Selatan bernama Melati (nama samaran) mengaku menjadi korban dugaan pelecehan seksual verbal yang dilakukan atasannya di lingkungan kerja.

Peristiwa tersebut disebut terjadi di kantor BSI Area Sulsel yang berlokasi di Jalan Dr. Ratulangi, Kota Makassar, dan disaksikan oleh sejumlah rekan kerja yang berada di lokasi saat itu.

Menurut pengakuan korban, insiden bermula ketika pimpinan area menanyakan alasan dirinya mengajukan cuti kerja.

Melati menjelaskan bahwa cuti tersebut digunakan untuk menjalani program kehamilan sesuai anjuran dokter.

“Beliau bertanya kenapa saya mau cuti. Saya menjawab karena ingin menjalani program hamil sesuai anjuran dokter,” ujar Melati saat menceritakan kronologi kejadian sebagaimana dilansir akun Instagram @teropongmakassar, Senin, 22 Juni 2026.

Namun, jawaban tersebut, menurut korban, justru direspons dengan pernyataan yang dinilai bernuansa seksual dan tidak pantas disampaikan di lingkungan profesional.

“Memang suami kamu tidak bisa bikin hamil? Kalau memang suami kamu tidak bisa, ini banyak yang bisa kasih hamil kamu,” kata Melati menirukan ucapan atasannya yang disebut disampaikan di hadapan sejumlah rekan kerja.

Korban menilai ucapan tersebut telah merendahkan martabatnya dan menimbulkan tekanan psikologis yang serius.

Ia mengaku mengalami rasa malu, tertekan, serta kehilangan semangat bekerja setelah kejadian itu.

“Saya merasa dilecehkan, tertekan, dan malu. Ucapan itu terus terngiang di kepala saya. Akibatnya saya kehilangan semangat bekerja, bahkan program hamil yang sudah saya rencanakan menjadi berantakan karena beban pikiran yang saya alami,” ungkapnya.

Melati berharap manajemen BSI di tingkat pusat memberikan perhatian serius terhadap laporan yang disampaikannya.

Ia meminta dilakukan pemeriksaan secara objektif terhadap dugaan pelanggaran tersebut serta menjatuhkan sanksi tegas apabila terbukti terjadi tindakan yang tidak sesuai dengan etika dan aturan perusahaan.

“Saya berharap ada perhatian dan penanganan serius agar kejadian seperti ini tidak terulang kepada karyawan lain,” katanya.

Sementara itu, terduga pelaku yang disebut korban bernama Patria, selaku Kepala Area BSI Sulawesi Selatan, belum memberikan tanggapan terkait tuduhan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen BSI terkait dugaan pelecehan seksual verbal yang dilaporkan oleh karyawati tersebut. (*)

AS
Aryafdillahi Habibi SEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update