Selasa, 20 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaHiburan
Breaking
Beranda › Olahraga
Olahraga

Jelang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, 12 Perenang Indonesia Waspadai Kejutan Tuan Rumah Jepang

✍️ Rangga Pratama 🕒 15 Oct 2026 👁️ 11x dibaca
Perenang Indonesia Maulana Rifky Yavianda (kiri) mengikuti latihan resmi cabang olahraga Renang Asian Para Games 2026 di General Gymnasium Rainbow Pool, Nagoya, Jepang, Kamis (15/10/2026). Sebanyak 12 perenang Indonesia mulai menjalani latihan resmi dan mencoba venue pertandingan renang Asian Games 2016 Aichi-Nagoya yang akan digelar pada 19 hingga 23 Oktober mendatang.
Perenang Indonesia Maulana Rifky Yavianda (kiri) mengikuti latihan resmi cabang olahraga Renang Asian Para Games 2026 di General Gymnasium Rainbow Pool, Nagoya, Jepang, Kamis (15/10/2026). Sebanyak 12 perenang Indonesia mulai menjalani latihan resmi dan mencoba venue pertandingan renang Asian Games 2016 Aichi-Nagoya yang akan digelar pada 19 hingga 23 Oktober mendatang. Foto: NPC INDONESIA/Mohammad Ayudha

BeritaTop.id - Tim para renang Indonesia mulai memoles detail teknik, mulai dari start, underwater, breakout, hingga kecepatan jarak pendek, menjelang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Dua belas atlet yang diturunkan Indonesia dibebani target satu medali emas dan dua perak. Perlombaan para renang dijadwalkan dimulai Senin (19/10) di Nagoya City General Gymnasium.

Pelatih para renang Indonesia, Agni Herarta Anindya Satria, menyebut intensitas latihan kini ditingkatkan dibanding hari-hari sebelumnya.

“Hari ini latihannya sudah mulai naik daripada hari sebelumnya. Sudah mulai masuk ke detail-detail start lagi, underwater, breakout, sampai sedikit pace untuk jarak pendek,” kata pelatih para renang Indonesia Agni Herarta Anindya Satria di Nagoya, Jepang, Kamis.

Atlet dalam Kondisi Baik

Menurut Agni, seluruh atlet berada dalam kondisi prima setelah melewati masa adaptasi terhadap cuaca dan kolam pertandingan sejak tiba di Jepang. Kini latihan diarahkan untuk menyempurnakan aspek teknis agar atlet mencapai performa terbaik saat bertanding.

Target Lebih Rendah dari Edisi Sebelumnya

Target satu emas dan dua perak ini lebih sedikit dibandingkan capaian pada edisi sebelumnya, yakni tiga emas, satu perak, dan satu perunggu.

Waspadai Kejutan dari Tuan Rumah

Tim pelatih sudah mengantongi gambaran kekuatan para pesaing setelah bertemu mereka di World Para Swimming Series di Shizuoka, Jepang, tahun ini. Namun, Indonesia tetap berhati-hati terhadap kemungkinan kejutan, terutama dari Jepang selaku tuan rumah.

“Sudah terlihat peta persaingannya. Namun seperti pengalaman multievent-multievent sebelumnya, tuan rumah memiliki kelebihan bisa menyimpan perenangnya. Nah ini yang harus kita waspadai,” ujar Agni.

Atlet Nyaman dengan Kolam dan Cuaca

Salah satu atlet, Maulana Rifky Yavianda, mengaku merasa nyaman dengan fasilitas dan kondisi selama berlatih di Nagoya.

“Untuk cuaca, semoga masih bisa terus beradaptasi karena memang tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Kolamnya juga enak. Di sini cukup nyaman, lebih pas untuk suhu kolamnya,” kata Rifky.

RP
Rangga PratamaPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update