Jelang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, 12 Perenang Indonesia Waspadai Kejutan Tuan Rumah Jepang
BeritaTop.id - Tim para renang Indonesia mulai memoles detail teknik, mulai dari start, underwater, breakout, hingga kecepatan jarak pendek, menjelang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Dua belas atlet yang diturunkan Indonesia dibebani target satu medali emas dan dua perak. Perlombaan para renang dijadwalkan dimulai Senin (19/10) di Nagoya City General Gymnasium.
Pelatih para renang Indonesia, Agni Herarta Anindya Satria, menyebut intensitas latihan kini ditingkatkan dibanding hari-hari sebelumnya.
“Hari ini latihannya sudah mulai naik daripada hari sebelumnya. Sudah mulai masuk ke detail-detail start lagi, underwater, breakout, sampai sedikit pace untuk jarak pendek,” kata pelatih para renang Indonesia Agni Herarta Anindya Satria di Nagoya, Jepang, Kamis.
Atlet dalam Kondisi Baik
Menurut Agni, seluruh atlet berada dalam kondisi prima setelah melewati masa adaptasi terhadap cuaca dan kolam pertandingan sejak tiba di Jepang. Kini latihan diarahkan untuk menyempurnakan aspek teknis agar atlet mencapai performa terbaik saat bertanding.
Target Lebih Rendah dari Edisi Sebelumnya
Target satu emas dan dua perak ini lebih sedikit dibandingkan capaian pada edisi sebelumnya, yakni tiga emas, satu perak, dan satu perunggu.
Waspadai Kejutan dari Tuan Rumah
Tim pelatih sudah mengantongi gambaran kekuatan para pesaing setelah bertemu mereka di World Para Swimming Series di Shizuoka, Jepang, tahun ini. Namun, Indonesia tetap berhati-hati terhadap kemungkinan kejutan, terutama dari Jepang selaku tuan rumah.
“Sudah terlihat peta persaingannya. Namun seperti pengalaman multievent-multievent sebelumnya, tuan rumah memiliki kelebihan bisa menyimpan perenangnya. Nah ini yang harus kita waspadai,” ujar Agni.
Atlet Nyaman dengan Kolam dan Cuaca
Salah satu atlet, Maulana Rifky Yavianda, mengaku merasa nyaman dengan fasilitas dan kondisi selama berlatih di Nagoya.
“Untuk cuaca, semoga masih bisa terus beradaptasi karena memang tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Kolamnya juga enak. Di sini cukup nyaman, lebih pas untuk suhu kolamnya,” kata Rifky.
